Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto

Sabtu, 11 April 2026 | 17:26 WIB Last Updated 2026-04-11T10:28:28Z
Mayat tanpa identitas di sungai Brantas Mojokerto

MOJOKERTO – Warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Brantas pada Jumat (10/4/2026) siang.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 13.50 WIB. Saat itu, warga melihat tubuh korban tersangkut di aliran sungai. 

Laporan kemudian diteruskan kepada petugas terkait yang langsung merespons dengan mengerahkan tim gabungan ke lokasi kejadian.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, serta BPBD Kabupaten Sidoarjo segera melakukan proses pencarian dan evakuasi.

Petugas melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu karet, Setelah hampir dua jam melakukan pencarian, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 15.50 WIB di sekitar Jembatan Apung, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro.

Salah satu relawan, Bagus, menyampaikan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki dan hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Jenazah sudah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. Selanjutnya dibawa ke Pusdik Gasum Porong, Sidoarjo, untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar, meski petugas harus bekerja ekstra hati-hati mengingat arus Sungai Brantas yang cukup deras. Selain itu, kondisi tubuh korban yang telah mengapung juga menjadi perhatian dalam proses penanganan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Sebagai informasi, Sungai Brantas merupakan salah satu sungai terbesar di Jawa Timur yang melintasi sejumlah wilayah, termasuk Mojokerto. Dalam beberapa kasus sebelumnya, aliran sungai ini kerap menjadi lokasi penemuan jenazah maupun korban hanyut, terutama saat debit air meningkat.

Pihak berwenang saat ini masih menunggu hasil identifikasi lebih lanjut guna memastikan identitas korban serta kronologi pasti kejadian tersebut. (Sug/Red)
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */