Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Ditinggal Shalat Maghrib, Sepeda Motor Warga Pakunden Sukorejo Hilang Digondol Maling

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:56 WIB Last Updated 2026-03-03T15:59:28Z
Sepeda Motor milik Yoga yang hilang

PASURUAN – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Pasuruan. Kali ini, menimpa Yoga, seorang warga Dusun Pakunden, Desa Pakukerto, Kecamatan Sukorejo.

Sepeda motor miliknya dilaporkan hilang saat diparkir di teras rumah ketika korban sedang menunaikan ibadah shalat Maghrib, Selasa (3/3/2026).

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

Korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N 2293 TCY di teras depan rumah dalam kondisi terkunci sebelum masuk ke dalam rumah untuk beribadah.

Nahas, usai melaksanakan shalat, korban mendapati posisi kendaraan di teras sudah kosong.

"Begitu saya selesai melaksanakan shalat Maghrib, sepeda motor saya sudah tidak ada di depan rumah. Saya berharap penuh sepeda saya bisa kembali," ungkap Yoga.

Akibat insiden ini, korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp12.000.000. Upaya pencarian mandiri segera dilakukan dengan menghimpun informasi dari tetangga sekitar.

Berdasarkan keterangan warga, aksi terduga pelaku disinyalir terekam oleh kamera pengawas (CCTV) milik salah satu rumah warga di area tersebut.

Rekaman CCTV ini diharapkan menjadi petunjuk krusial bagi pihak kepolisian untuk mengidentifikasi identitas pelaku. Korban menyatakan akan segera melaporkan kejadian ini secara resmi ke Mapolsek Sukorejo.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut maupun langkah pengejaran pelaku.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat luas untuk memperketat pengamanan kendaraan bermotor, terutama saat jam-jam rawan menjelang waktu berbuka puasa.

Penggunaan kunci ganda dan pemasangan perangkat keamanan tambahan sangat disarankan guna meminimalisir risiko tindak kriminalitas di lingkungan permukiman. (Sug/Red)

×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */