Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Gempol Membara! Rumah dan Bedak Ludes Dilalap Api, Jalur Malang–Surabaya Lumpuh Total

Rabu, 15 April 2026 | 19:08 WIB Last Updated 2026-04-15T12:28:50Z
Foto Saat Damkar dan Warga Memadamkan Api

PASURUAN – Sore yang tenang di Dusun Ngetal, Desa Karangrejo, berubah menjadi mencekam pada Rabu (15/4/2026). Si Jago Merah mengamuk hebat, menghanguskan satu unit rumah dan dua bedak milik warga tepat di pinggir jalur nasional Malang–Surabaya.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB ini tidak hanya menyisakan abu, tetapi juga memicu kemacetan horor di jalur utama penghubung antar kota tersebut.


Kronologi: Berawal dari Percikan Lampu

Petaka bermula dari kediaman Abu Tolib (41). Menurut keterangan Sekretaris Desa Karangrejo, Sodik, api diduga kuat berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting) di dalam rumah.

"Menurut pemiliknya, awalnya muncul percikan api dari lampu. Tak butuh waktu lama, api langsung menjalar ke seluruh ruangan. Beruntung pemilik rumah segera lari menyelamatkan diri," ujar Sodik.

Lantaran posisi bangunan yang berdempetan, api dengan cepat menyambar dua bedak di sebelahnya, termasuk bedak yang disewa oleh Paimo. Paimo yang baru saja tiba di lokasi hanya bisa terpaku melihat tempat usahanya sudah dikepung asap hitam pekat.


"Api cepat sekali menyambar. Begitu saya sampai, asap tebal sudah membumbung dan langsung muncul api besar," kenang Paimo dengan nada lemas.


Dampak Kebakaran: Dari Barang Elektronik Hingga Kabel PLN

Amukan api tidak hanya melalap bangunan fisik. Sejumlah barang berharga di dalam rumah, seperti televisi dan kulkas, dilaporkan hangus tak bersisa. Tak hanya itu, infrastruktur publik pun ikut terdampak:

• Jaringan Listrik: Kabel milik PLN hangus   terbakar.

• Internet: Jaringan kabel internet di     sekitar lokasi ikut terputus.

• Lalu Lintas: Kemacetan panjang terjadi di jalur nasional karena posisi kebakaran yang berada tepat di bahu jalan utama.


Bahu-Membahu Memadamkan Api

Upaya pemadaman berlangsung dramatis. Mengingat besarnya kobaran api, dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Sidoarjo dan Pemkab Pasuruan diterjunkan ke lokasi. Perjuangan petugas semakin terbantu dengan kehadiran tiga unit truk tangki air serta aksi heroik para relawan pemadam kebakaran (Redkar) wilayah 2 Kabupaten Pasuruan.

Setelah satu jam berjibaku melawan panasnya api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan Si Jago Merah sekitar pukul 16.15 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil masih dalam proses penghitungan, namun dipastikan mencapai angka yang cukup besar. Pihak berwenang pun mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Din/*Red)
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */