Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Cekcok Berujung Peluru, Penjaga Villa di Prigen Ditembak Usai Tagih Janji Kompensasi

Sabtu, 18 April 2026 | 10:54 WIB Last Updated 2026-04-18T03:55:08Z

PASURUAN – Suasana tenang di Lingkungan Pesanggrahan, Kelurahan Prigen, mendadak mencekam pada Rabu pagi (15/4/2026). Sebuah perselisihan terkait layanan jasa berujung pada aksi penembakan yang membuat Supardi (43), seorang penjaga villa, harus dilarikan ke Puskesmas dalam kondisi bersimbah darah.

Warga Lingkungan Genengsari Pecalukan ini menjadi korban keberingasan tamu villa yang menggunakan senjata airsoft gun.

Kronologi: Berawal dari Janji Manis
Tragedi ini bermula pada Selasa malam (14/4/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebuah villa yang dijaga oleh Supardi kedatangan tamu. Sang tamu kemudian meminta bantuan Supardi untuk mencarikan wanita penghibur.

Dalam transaksi tersebut, tercapai sebuah kesepakatan unik: Terduga pelaku menjanjikan kompensasi atau ganti rugi jika pelayanan wanita yang dipesan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Tagih Janji, Malah Disambut Timah Panas
Bak pepatah "jauh panggang dari api", ternyata jasa yang diberikan tidak memuaskan sang tamu. Memegang teguh kesepakatan awal, Supardi pun mendatangi terduga pelaku pada Rabu pagi untuk menagih kompensasi yang telah dijanjikan.

Namun, alih-alih mendapatkan ganti rugi, permintaan Supardi justru memicu ketegangan hebat. Adu mulut tak terelakkan hingga situasi memanas. Di tengah cekcok tersebut, pelaku mengeluarkan airsoft gun dan menghujani Supardi dengan tembakan.

"Saya hanya ingin menagih janji ganti rugi sesuai kesepakatan. Tapi justru begini yang saya dapatkan," rintih Supardi saat dimintai keterangan.

Kondisi Korban dan Proses Hukum
Supardi tumbang setelah beberapa peluru airsoft gun bersarang di tubuhnya. Ia mengalami luka serius di beberapa titik vital, antara lain:

• Leher dan Pipi sebelah kiri

• Dada dan Perut

• Bahu

Beruntung, nyawa korban masih dapat diselamatkan setelah mendapatkan perawatan medis intensif.

Polisi Buru Pelaku
Kasus ini kini tengah ditangani serius oleh Polres Pasuruan. Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya laporan terkait insiden berdarah tersebut.

"Ya, benar. Korban sudah melapor ke Polres Pasuruan. Untuk identitas pelaku, saat ini anggota masih melakukan penyelidikan (lidik) lebih lanjut," tegas Iptu Joko saat dihubungi awak media, Jumat (17/4/2026). (Red)



×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */