|
Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Jatim, Zainul Abidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran lembaga di tengah-tengah masyarakat.
"Kegiatan ini adalah misi sosial kami untuk menyapa masyarakat secara langsung melalui bagi-bagi takjil. Kami ingin energi positif Ramadhan ini dirasakan oleh semua kalangan," ujar Zainul di sela-sela kegiatan, Sabtu (14/3/2026).
Selain aksi sosial, agenda kali ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal. Seluruh pengurus dan anggota berkumpul untuk memperkuat barisan serta mendiskusikan berbagai isu krusial yang tengah berkembang di Jawa Timur.
Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam diskusi internal tersebut antara lain: Pendidikan: Memastikan akses pendidikan yang layak dan transparan.
Kesenjangan Sosial: Menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat bawah.
Sinergi Pemerintah: Mendorong pemerintah daerah agar tetap solid dan senantiasa menelurkan kebijakan yang pro-rakyat.
Zainul menegaskan bahwa LSM Penjara Indonesia akan terus berkomitmen menjadi kontrol sosial yang kritis namun solutif. Melalui momentum Ramadhan ini, diharapkan solidaritas antar anggota semakin kuat untuk mengawal isu-isu kemasyarakatan ke depannya.
"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami membawa manfaat. Anggota harus solid, peka terhadap masalah di lapangan, dan tetap konsisten membela kepentingan masyarakat," tutupnya. (Son/Red)




