| Mayat tanpa identitas di Rejoso Pasuruan |
PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan Kota tengah menyelidiki penemuan jasad seorang wanita tanpa identitas di area persawahan Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan hasil autopsi sementara, korban diduga kuat merupakan korban kekerasan menggunakan benda tumpul.
Jasad wanita yang diperkirakan berusia 50 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing di sekitar menara telekomunikasi, sebelah barat SDN Sambirejo 1, pada Senin (23/3/2026) pukul 15.10 WIB.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, mengonfirmasi bahwa saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan dengan pakaian daster merah yang sudah tidak utuh.
"Warga terkejut melihat jasad tergeletak di antara rerumputan dan segera melapor ke Polsek Rejoso. Kami langsung menerjunkan Tim Inafis untuk melakukan olah TKP," ujar Dhecky.
Pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil autopsi menunjukkan adanya sejumlah luka fatal pada fisik korban, antara lain Keretakan pada tulang dahi bagian kanan, patah tulang rusuk di sisi kiri, serta pendarahan internal pada bagian otak.
Hingga saat ini, identitas resmi korban belum diketahui. Namun, polisi merilis ciri-ciri khusus guna membantu proses identifikasi oleh pihak keluarga maupun masyarakat.
Usia korban diperkirakan Sekitar 50 tahun, dengan ciri fisik memiliki tato bergambar perempuan pada bagian paha kiri dan memakai daster berwarna merah.
Polres Pasuruan Kota masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif serta siapa pelaku di balik peristiwa tragis ini.
Petugas juga mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
"Fokus kami saat ini adalah mengungkap identitas korban terlebih dahulu, sembari mengumpulkan bukti-bukti tambahan di lapangan guna mengejar pelaku," tutup AKP Dhecky. (Sug/Red)




