| Suasana Kebersamaan PMO |
PANDAAN – Cuaca ekstrem di kawasan Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan pada Sabtu sore (7/3/2026) benar-benar menguji nyali. Dari yang awalnya panas terik menyengat, langit tiba-tiba berubah gelap dan menumpahkan hujan lebat tepat di depan pos polisi setempat. Namun, bagi komunitas Pasuruan Max Owner (PMO), hujan bukanlah penghalang.
Mengenakan Jersey yang basah kuyup, para anggota komunitas di bawah naungan Indonesia Max Owner (IMO) ini tetap terlihat antusias di pinggir jalan. Senyum mereka tak luntur meski harus berteduh sejenak sebelum membagikan paket berbuka puasa.
Serentak Se-Indonesia
Kegiatan ini bukan sekadar aksi lokal. Sholehudin (Sholet) 33, Ketua Umum PMO, menjelaskan bahwa tanggal 7 Maret menjadi momentum spesial bagi seluruh anggota IMO di berbagai penjuru nusantara untuk bergerak bersama.
"Kegiatan ini agenda rutin tahunan. Khusus hari ini, kita serentak se-Indonesia bagi-bagi takjil di daerah masing-masing," ujar Sholet di sela-sela acara.
Meski semangat membara, alam punya rencana lain. Rencana awal pembagian takjil yang dijadwalkan sore hari terpaksa bergeser karena intensitas hujan yang sangat tinggi. "Awalnya mau mulai lebih awal, tapi karena hujan deras banget, jadwal kita mundurkan sedikit ke jam 5 sore," tambahnya.
Keluarga Jadi Kekuatan
Ada pemandangan unik di balik aksi sosial ini. Tak hanya para rider, banyak anggota PMO yang memboyong anak dan istri mereka ke lokasi. Suasana kekeluargaan terasa kental di tengah dinginnya rintik hujan. Kehadiran keluarga inilah yang menambah energi positif bagi para peserta.
Sebanyak 1.000 paket takjil ludes dibagikan kepada pengendara yang melintas di jalur sibuk Pandaan.
Target Berikutnya: 10.000 Paket!
Keberhasilan aksi hari ini memicu ambisi positif untuk masa depan. Adi, Ketua Mr.Mo yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi dan berharap skala kegiatan ini bisa terus tumbuh.
"Ini hal positif yang harus terus dikembangkan. Ke depannya, kita tidak ingin berhenti di 1.000 paket saja. Kalau bisa, target kita naik jadi 5.000 atau bahkan 10.000 paket takjil," tegas Adi penuh optimis.
Acara ditutup dengan penuh syukur. Meski basah, raut wajah puas terpancar dari para anggota PMO karena berhasil menyelesaikan misi kemanusiaan mereka tepat sebelum waktu berbuka tiba. (Din/*Red)




