| Petugas lakukan pencarian anak tenggelam |
Pasuruan – Sebuah kubangan bekas galian C di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, kembali memakan korban. Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Muhammad Sofa Alfian, warga Dusun Beringin, dilaporkan tenggelam dan hilang pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani yang melintas di sekitar lokasi. Petani itu menemukan sepasang sandal di tepi kubangan bekas galian C tanpa melihat adanya orang di sekitar tempat tersebut.
Merasa curiga, petani tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada petugas keamanan yang bertugas di area tersebut.
Petugas keamanan setempat mengungkapkan, sebelumnya sempat terlihat beberapa anak bermain dan berlarian di sekitar kubangan bekas galian C tersebut.
Tidak lama kemudian, seorang warga datang dan menyampaikan bahwa anaknya belum pulang ke rumah sejak siang hari.
Warga bersama perangkat desa kemudian berupaya mencari informasi kepada teman-teman korban.
Dari keterangan salah satu teman korban diketahui bahwa mereka sempat memancing di lokasi tersebut sebelum akhirnya mandi bersama di kubangan air.
“Awalnya kami memancing di lokasi. Setelah itu kami mandi bersama, tidak lama kemudian korban tenggelam dan hilang,” ujar salah satu teman korban kepada warga.
Mendapat laporan tersebut, perangkat desa segera melaporkan kejadian itu kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap korban.
“Kami menerjunkan Tim Reaksi Cepat dan perahu karet untuk melakukan pencarian korban di lokasi kejadian,” kata Sugeng.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, perangkat desa, serta warga setempat terus melakukan penyisiran di sejumlah titik di sekitar kubangan bekas galian C tersebut.
Namun hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. (Sug/Red)




