| Longsor di kawasan Bukit Kedaluh |
Pasuruan – Bencana tanah longsor melanda kawasan wisata di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Bukit Kedaluh, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/2/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan sejak Selasa (24/2/2026) pagi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tujuh sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi tertimbun material longsoran berupa tanah dan bebatuan.
Salah seorang warga setempat, Sulistyowati (35), menuturkan hujan turun hampir tanpa jeda selama dua hari terakhir sebelum longsor terjadi.
“Sejak Selasa pagi hujan deras terus mengguyur. Kemungkinan karena intensitas hujan tinggi itu, tebing di Bukit Kedaluh akhirnya longsor,” ujarnya.
Material longsor menutup total badan jalan di kawasan tersebut sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh. Pengendara dan wisatawan tidak dapat melintasi jalur tersebut hingga proses pembersihan dilakukan.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan bersama tim gabungan dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material.
Proses penanganan dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan peralatan manual maupun alat pendukung lainnya sambil menunggu bantuan alat berat datang.
Selain pembersihan, BPBD juga melakukan pemantauan intensif terhadap tebing-tebing di sekitar lokasi yang dinilai rawan longsor.
Langkah antisipatif dilakukan dengan memasang rambu-rambu peringatan guna mengurangi risiko bagi warga dan wisatawan, mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat dan pengunjung kawasan wisata Tosari agar tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca ekstrem, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. (Sug/Red)




