Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Clue Inisial 'K' dan Ancaman 'Di-Noel-kan', Eks Wamenaker Bongkar Borok Aliran Dana Korupsi

Selasa, 27 Januari 2026 | 08:41 WIB Last Updated 2026-01-27T01:46:22Z
Foto Eks Wakil Menteri Tenaga Kerja 


JAKARTA – Babak baru persidangan kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan makin memanas. Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, mulai "bernyanyi" dan melempar bola panas ke publik.

Bukan sekadar pembelaan diri, Noel secara gamblang menyebut bahwa uang hasil dugaan pemerasan tersebut tidak dinikmati sendirian, melainkan mengalir ke kantong partai politik dan organisasi masyarakat (ormas).

Teka-Teki Partai Inisial 'K'
Ditemui sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026), Noel memberikan clue yang bikin publik menerka-nerka. Saat ditanya soal partai mana yang ikut mencicipi dana tersebut, Noel menjawab dengan penuh teka-teki.

"Partainya ada huruf K-nya. Udah, itu dulu clue-nya ya," cetus Noel singkat kepada awak media.

Tak hanya partai, Noel juga menyebut sebuah ormas ikut terlibat dalam "permainan" ini. Meski masih menutup rapat nama organisasinya, ia memberikan satu kepastian. 

"Ormasnya yang jelas tidak berbasis agama," tambahnya.

Janji yang Ditagih: Siapa 'Aktor' di Balik Layar?
Pernyataan ini sebenarnya adalah lanjutan dari "janji manis" Noel pada sidang perdana pekan lalu (19/1). Kala itu, ia sesumbar akan membongkar semua pihak yang terlibat dalam pusaran kasus ini pada sidang hari ini.

Meski belum menyebut nama spesifik, Noel menegaskan bahwa partai dan ormas tersebut bukan sekadar menerima aliran dana pasif, melainkan terlibat langsung dalam proses pemerasan sertifikasi K3 yang kini menjeratnya.

Sentilan Pedas: "Hati-hati, Jangan Sampai Di-Noel-kan!"
Yang paling mengejutkan, Noel juga mengeluarkan peringatan keras yang cukup provokatif. Ia membawa-bawa nama Menteri Keuangan, Pak Purbaya, dalam pernyataannya.

Noel mewanti-wanti agar sang menteri berhati-hati dalam mengelola "pesta-pesta" birokrasi jika tidak ingin berakhir seperti dirinya.

"Dia harus berhati-hati, karena ada pesta-pesta yang terganggu. Jangan sampai nanti 'di-Noel-kan' juga," pungkasnya dengan nada sarkas.

Kini, publik menunggu apakah inisial 'K' tersebut akan benar-benar terbuka di ruang sidang atau hanya sekadar gertakan politik (Din/*Red) 
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */