Notification

×

Iklan utama destop (buku tka)

Utama Mobile (Affiliate) kopi 77

Indeks Berita

TEROR CELURIT DI MADURA, Drama Penyekapan Driver Rental Mobil Demi Utang Puluhan Juta

Sabtu, 29 November 2025 | 16:42 WIB Last Updated 2025-11-29T11:12:30Z
Foto Mobil Korban

Pasuruan,– Sebuah kisah kelam dan penuh ketegangan baru saja terkuak, melibatkan seorang pemilik rental mobil di Pandaan, Pasuruan, dan drivernya yang harus berhadapan langsung dengan bahaya di tanah Sampang, Madura. Dugaan penyekapan brutal dan pemerasan berlatar belakang utang puluhan juta rupiah ini, seolah menjadi skenario thriller yang terjadi di dunia nyata.

Pemilik rental yang tegar, Aufa Herely, menceritakan detik-detik mencekam yang dialami oleh drivernya, F, yang berujung pada hilangnya satu unit mobil Honda Jazz kesayangan.

Jebakan Manis di Malam Hari

Semua bermula pada malam Senin, 24 November 2025. Aufa dihubungi oleh seorang wanita berinisial Y melalui WhatsApp. Permintaannya terdengar normal: sewa mobil Honda Jazz AG 1335 RM warna putih keluaran 2021 plus driver untuk rute Sidoarjo-Sampang, Madura, lalu berakhir di Malang.

"Jadi nyusulnya (jemputnya) ke Sidoarjo, ke Sampang, setelah itu ke Malang," ujar Aufa

Kesepakatan tercapai, total biaya Rp1.400.000, dan Y langsung mentransfer panjar sebesar Rp400.000. Aufa pun dengan tenang meneruskan nomor drivernya, F, kepada Y. Siapa sangka, transaksi sewa-menyewa yang tampak biasa ini adalah pintu gerbang menuju malapetaka.

Sinyal Bahaya dari GPS Mati

Pada Selasa, 25 November, sekitar pukul 20.00 WIB, F mengabarkan kepada Aufa bahwa ia sudah tiba di Sampang. Namun, Aufa mulai merasakan firasat buruk keesokan harinya, Rabu, 26 November.

Sejak pagi hingga sore hari, kontak F tidak bisa dihubungi—hanya tanda centang abu-abu di WhatsApp. Kecurigaan Aufa memuncak ketika ia mengecek posisi GPS mobil.

"Dari pagi tanggal 26 (Rabu) itu sampai sore hari itu saya WhatsApp terus tapi masih centang. Posisi GPS mobil itu berada di Sampang, tapi kok tidak bergerak dari siang itu. Saya WhatsApp terus dan enggak ada jawaban," tuturnya, menggambarkan kecemasan yang mendalam.

Celurit di Leher: Detik-detik Pengakuan Mengerikan

Baru pada sore hari yang mencekam, sekitar pukul 17.00 WIB, telepon Aufa berdering. Itu F! Namun, suara F penuh ketakutan.

"Maaf ini saya ada masalah mbak, saya disandera di daerah Sampang," tiru Aufa, mengulang pengakuan sang driver.

Lalu, kalimat yang membuat darah Aufa seolah membeku: "Saya di sini, dikalungi celurit."

Ternyata, F telah diculik dan disekap oleh sekelompok orang di Sampang! Alasan di balik teror ini sungguh mengejutkan: Y, si penyewa misterius, memiliki utang senilai Rp58 juta kepada kelompok tersebut. Dan yang lebih tragis, Y telah berbohong kepada para penagih utang, mengaku bahwa driver F adalah saudaranya!

F kini dijadikan sandera, alat pemerasan, tumbal dari sebuah utang yang sama sekali bukan urusannya!

Pertolongan Datang, Mobil Raib

Berpacu dengan waktu dan kekhawatiran, Aufa segera berusaha membuat laporan. Setelah berkonsultasi, ia memutuskan untuk melapor ke SPKT Polda Jatim. Kasus ini langsung menarik perhatian serius dari Subdit Jatanras Polda Jatim, yang bergerak cepat.

Puji syukur, pada Jumat, 27 November sore, kabar baik akhirnya datang. Driver F ditemukan selamat dan dalam kondisi baik-baik saja!

Namun, drama ini belum berakhir. Kegembiraan Aufa harus bercampur getir, sebab satu-satunya barang yang kini hilang adalah, mobil Honda Jazz AG 1335 RM warna putih Tahun 2021 miliknya.

"Alhamdulillah sore tadi (F driver) sudah ketemu keadaan baik-baik saja. Tapi mobilnya hilang," tutup Aufa, menyisakan permohonan tulus kepada masyarakat.

Kini, kasus dugaan penyekapan dan raibnya mobil ini sedang didalami secara intensif oleh pihak kepolisian untuk memburu para pelaku dan mencari mobil yang menjadi korban kejahatan.

Jika Anda melihat Honda Jazz dengan Plat Nomor AG 1335 RM berwarna putih Tahun 2021, dimohon segera melapor kepada pihak berwajib. (Din/Red)

×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */