| Gus Saddam Ketua Yayasan saat bersama siswa gelar Jum'at berkah |
Pasuruan - Yayasan Hidayatul Mubtadi’in Sudan, Wonorejo, terus berkomitmen dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren sekaligus menanamkan jiwa kepedulian sosial kepada para siswanya. Pada Jumat pagi, ratusan siswa berkumpul dengan khidmat untuk mengikuti rangkaian kegiatan rutin Kajian Kitab Kuning.
Acara yang berlangsung di Mushollah yayasan tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Hidayatul Mubtadi’in, Gus Saddam Rojil. Kehadiran sosok beliau memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk mendalami literatur klasik Islam (Kitab Kuning) sebagai fondasi moral di era modern. Jum'at (9/1/2026)
Gus Saddam Rojil membedah isi kitab dengan bahasa yang relevan bagi generasi muda. Beliau menekankan bahwa mempelajari Kitab Kuning bukan sekadar membaca teks bahasa Arab gundul, melainkan upaya memahami sanad keilmuan yang jelas dan membina akhlakul karimah.
"Kajian ini adalah benteng bagi siswa agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Kita ingin mencetak generasi yang moderat dan beradab," ujar Gus Saddam Rojil di sela-sela kajian.
Program Jumat Berkah ini merupakan agenda rutin yang diinisiasi oleh pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Mubtadi'in (Alm) KH. Agus Muchtaron Bin Tohir. Kajian kitab tersebut sampai saat ini masih terus aktif dilanjutkan oleh putra beliau.
Gus Saddam Rozil merupakan salah satu putra dari pengasuh (Alm) KH. Agus Muchtaron Tohir yang perna menimba ilmu di Ponpes Lirboyo Kediri Jawa Timur. (Red).




