Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Awan Panas Guguran Terjadi di Gunung Semeru, Status Siaga Diberlakukan

Jumat, 09 Januari 2026 | 17:00 WIB Last Updated 2026-01-09T10:09:09Z
Erupsi Gunung Semeru

Lumajang – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meningkat. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut dilaporkan mengalami awan panas guguran (APG) pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 15.15 WIB.

Berdasarkan laporan pengamatan, guguran awan panas terekam dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan jarak luncur mencapai sekitar 4.000 meter.

Seiring meningkatnya aktivitas tersebut, masyarakat di sekitar kawasan gunung api diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, kolom abu hasil aktivitas guguran terlihat berwarna putih dengan intensitas sedang, mengarah ke utara dari puncak Gunung Semeru.

Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level III (Siaga). Dengan status tersebut, PVMBG mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana.

“Untuk sementara masyarakat diminta tidak beraktivitas di sepanjang aliran sungai Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas guguran maupun aliran lahar,” demikian imbauan resmi PVMBG.

Sementara itu, unsur relawan terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Banser Tanggap Bencana (Bagana) wilayah Supiturang menyatakan telah menyiapkan personel untuk membantu warga apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung.

“Kami bersama rekan-rekan relawan selalu siaga untuk membantu proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman jika sewaktu-waktu awan panas guguran Gunung Semeru semakin membesar,” ujar Kholik, anggota Bagana, kepada Potretmedia.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta terus mengikuti perkembangan resmi dari PVMBG dan instansi terkait. (Sug/Red)
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */