Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Balita El Barra Ditemukan Meninggal Dunia di Aliran Air Selokan di Pasuruan.

Minggu, 04 Januari 2026 | 20:16 WIB Last Updated 2026-01-04T13:33:00Z
Foto Spesial

PASURUAN – Pencarian mencekam selama belasan jam terhadap El Barra Zavian Mavendra, balita berusia 1,5 tahun yang hilang secara misterius di Kota Pasuruan, berakhir dengan kabar yang memilukan. Balita malang tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Minggu (4/1/2026) pagi.

Detik-Detik Hilangnya Sang Buah Hati
Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (3/1/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, hujan mengguyur deras di kawasan Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Gang Manohara. El Barra sedang bersama ibunya, Warda Wildatul Warha (18), di rumah sang nenek.

Hanya dalam hitungan menit, petaka datang. Warda meninggalkan El Barra sejenak untuk mengambilkan makanan ke dalam rumah. Meski kondisi rumah awalnya terkunci, betapa terkejutnya Warda saat kembali dan mendapati pintu depan sudah terbuka lebar. El Barra telah hilang dari pandangan.

Diduga kuat, bocah mungil tersebut berhasil membuka pintu dan keluar rumah, lalu terpeleset ke dalam selokan yang alirannya tengah meluap dan deras tepat di depan rumah tersebut.

Pencarian Semalam Suntuk dan Penemuan di Selokan Aliran Air Sungai Gembong
Sejak dilaporkan hilang, tim gabungan dari BPBD Kota Pasuruan bersama warga melakukan penyisiran tanpa henti di sepanjang aliran selokan hingga ke Sungai Gembong. Harapan keluarga untuk menemukan El Barra dalam keadaan selamat pupus saat mentari pagi menyapa.

Sekitar pukul 09.00 WIB, seorang nelayan yang hendak melaut dikejutkan dengan sesosok jasad kecil di wilayah perairan Kecamatan Panggungrejo. Lokasi penemuan ini tergolong jauh dari titik awal korban hilang, menandakan korban terbawa arus selokan hingga Aliran Air Sungai Gembong.

"Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi dilakukan bersama warga dan tim SAR gabungan, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. R. Soedarsono," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Duka Mendalam dan Peringatan Bagi Warga
Kepergian El Barra meninggalkan luka yang teramat dalam bagi keluarga. Isak tangis pecah saat jenazah tiba di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Tragedi ini juga memicu keprihatinan warga Kota Pasuruan. Banyak yang menyoroti kondisi selokan terbuka di kawasan padat penduduk yang menjadi ancaman nyata saat musim hujan, terutama bagi anak-anak kecil.

Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi pasti bagaimana korban bisa keluar dari rumah hingga terseret arus sejauh itu. (Din/Red)

×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */