×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok Belasan Orang, Polisi Buru Para Pelaku

Kamis, 16 April 2026 | 14:08 WIB Last Updated 2026-04-16T07:10:11Z
Sebelum terjadinya pengeroyokan

LUMAJANG – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan terhadap Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu, 15 April 2026, dan kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dalam video yang beredar, Kepala Desa Pakel, Sampurno (45), terlihat sedang menerima sejumlah tamu pria di kediamannya. Sedikitnya lebih dari 15 orang tampak berada di lokasi, dengan sembilan orang duduk di kursi dan lainnya berdiri mengelilingi korban.

Sebelum insiden terjadi, terdengar percakapan dalam rekaman CCTV. Salah satu pria diduga mengatakan, “Ra sah demo, kate demo sampean,” yang mengindikasikan adanya ketegangan.

Tak lama kemudian, suasana berubah memanas. Seorang pria yang berdiri di belakang korban tiba-tiba memukul kepala Sampurno. Aksi tersebut memicu pengeroyokan oleh beberapa orang lainnya.

Dalam rekaman, sejumlah pelaku juga terlihat mengeluarkan senjata tajam dan menggunakannya untuk menyerang korban. Akibat kejadian itu, Sampurno mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan, diduga akibat sabetan celurit.

Korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang dan dilaporkan dalam kondisi mulai membaik.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden ini diduga dipicu oleh cekcok yang terjadi sehari sebelumnya. Korban disebut sempat berselisih dengan seseorang saat menghadiri acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada Selasa malam, 14 April 2026.

“Keesokan harinya, sejumlah orang mendatangi rumah korban untuk mengonfirmasi persoalan tersebut, namun berujung pada dugaan penganiayaan,” ujar Suprapto.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, menyatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Barang bukti senjata tajam tidak ditemukan di lokasi karena diduga langsung dibawa oleh pelaku. Saat ini tim masih melakukan pencarian,” katanya.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan motif pasti di balik penyerangan tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap kepala desa tersebut. (Sg)
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */