Notification

×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Warga Jatirejo Mojokerto Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah, Diduga Bunuh Diri

Jumat, 06 Maret 2026 | 15:51 WIB Last Updated 2026-03-06T08:53:41Z
Jenazah Muhammad Fathoni saat di evakuasi

Mojokerto – Warga Dusun Jasem, Desa Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Kamis (5/3/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Fathoni (23). Ia ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumahnya dengan kondisi leher terikat tali.

Berdasarkan temuan awal, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri.

Peristiwa tersebut terungkap setelah paman korban datang ke rumah untuk menjenguknya. Namun setibanya di rumah tersebut, sang paman justru dikejutkan dengan kondisi korban yang telah meninggal dunia dan mengeluarkan aroma menyengat.

Seorang warga sekitar, Adi, mengatakan bahwa korban memang sudah cukup lama tidak terlihat keluar rumah sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan tetangga.

“Sudah lama warga sekitar sini tidak melihat korban keluar rumah,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Mengetahui kejadian tersebut, paman korban segera melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa setempat. Laporan kemudian diteruskan kepada Polsek Jatirejo untuk penanganan lebih lanjut.

Mendapatkan laporan dari warga, petugas kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan bau menyengat yang keluar dari dalam rumah.

Tidak lama berselang, Tim Inafis Polres Mojokerto juga tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kematian korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan oleh keluarganya.

Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban pada malam hari itu juga langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukannya proses autopsi terhadap jenazah korban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. (Sug/Red)
×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */