| Api membakar Pabrik cat dan tiner di Gresik |
GRESIK – Kebakaran hebat melanda fasilitas produksi PT Warnatama Cemerlang, pabrik cat dan tiner yang berlokasi di Jalan Raya Sumengko KM 316, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Kamis (19/3/2026) dini hari.
Insiden tersebut sempat memicu kepanikan warga setelah terdengar rentetan ledakan dari dalam area pabrik.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Api dengan cepat membesar akibat banyaknya bahan kimia yang mudah terbakar di lokasi, seperti tiner dan cat. Kobaran api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.15 WIB, setelah upaya pemadaman berlangsung lebih dari enam jam.
Menurut keterangan warga, ledakan keras terdengar beberapa kali sebelum api terlihat membumbung tinggi. Salah satu warga mengaku terkejut saat mendengar dentuman dari arah pabrik.
“Saya sedang di dalam rumah lalu mendengar ledakan hebat. Begitu keluar, api sudah besar sekali di area pabrik,” ujar warga yang enggan disebutkan identitasnya.
Karakteristik bahan kimia yang mudah terbakar membuat api cepat merambat dan memperbesar skala kebakaran dalam waktu singkat.
Besarnya kobaran api membuat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gresik harus meminta bantuan tambahan. Tim pemadam dari BPBD Kabupaten Mojokerto turut diterjunkan guna membantu proses pemadaman dan melokalisir api agar tidak merembet ke permukiman warga.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kapolsek Wringinanom, Iptu Ahmad Fahri, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah, kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” tegasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim laboratorium forensik, pemeriksaan saksi termasuk petugas keamanan dan warga sekitar, serta peninjauan dokumen standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja perusahaan.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi industri berbahan kimia, khususnya di kawasan Gresik, untuk meningkatkan sistem keamanan dan proteksi kebakaran.
Otoritas setempat mengimbau seluruh pelaku usaha agar lebih disiplin dalam menerapkan standar keselamatan guna mencegah kejadian serupa yang berpotensi membahayakan lingkungan dan masyarakat. (Sug/Red)




