×

Iklan utama destop

Utama Mobile

Indeks Berita

Tragedi di Malam Gajian, Depot Jamu Legendaris "Ko Hin" di Pandaan Terbakar, Pemilik Alami Luka Serius

Sabtu, 31 Januari 2026 | 23:55 WIB Last Updated 2026-01-31T17:32:35Z
Foto Saat Kebakaran


PANDAAN – Sabtu malam (31/1/2026), suasana di Jalan Pesantren, Pandaan, sejatinya penuh keceriaan. Hiruk pikuk warga yang menikmati malam Minggu sekaligus momen akhir bulan setelah gajian, mendadak berubah menjadi kepanikan. Depot jamu legendaris milik Suhindra Raharjo (68) / Ko Hin, yang selama ini menjadi jujukan warga, dilalap si jago merah.

Kepulan Asap di Tengah Keramaian
Sekitar pukul 18.35 WIB, saat arus lalu lintas sedang padat, warga dikagetkan dengan kepulan asap tebal yang keluar dari toko jamu milik pria paruh baya yang akrab disapa Ko Hin tersebut.

Irfan, salah satu saksi mata di lokasi kejadian, menceritakan detik-detik mencekam saat warga berusaha merangsek masuk ke dalam toko.

"Awalnya ada asap tebal sekali. Kami langsung berinisiatif membuka paksa toko. Ternyata di dalam api sudah membesar dan kami melihat Ko Hin sendirian sedang berusaha memadamkan api," ujar Irfan Afandi(41).

Kondisi Korban Memprihatinkan
Pemandangan memilukan terlihat saat warga menemukan Ko Hin. Dalam upaya menyelamatkan usahanya, pria tersebut tidak menyadari bahwa tubuhnya telah terluka. Irfan menyebutkan, bagian punggung dan sekujur tubuh korban mengalami luka lepuh yang cukup serius, diduga kuat akibat terkena siraman air mendidih saat ia mencoba memadamkan api di area dapur.

Tanpa membuang waktu, warga bahu-membahu mengevakuasi korban dan melarikannya ke Rumah Sakit Mitra Sehat Medika untuk mendapatkan penanganan medis darurat.


Baku Hantam Melawan Api
Sambil menunggu bantuan tiba, warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama kemudian, tim Pemadam Kebakaran (PMK), Dinas Kesehatan, serta petugas PLN tiba di lokasi setelah berkoordinasi dengan Polsek Pandaan.

Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno, S.H., mengonfirmasi bahwa api baru berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 19.45 WIB setelah jaringan listrik di sekitar lokasi diputus sementara demi keamanan.

Penyebab dan Kerugian
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas memasak air yang ditinggal tidur oleh pemiliknya. Kelalaian ini mengakibatkan api menjalar ke area dapur hingga menghanguskan sebagian bangunan toko. Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pesan Untuk Warga
Melalui peristiwa ini, pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di dapur.

"Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati. Jangan sampai meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, apalagi sampai ketiduran, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkas Kapolsek. (Din/*Red)


×
Berita Terbaru Update
/* script Youtube Responsive */